Pengertian NUMEROLOGI

Pada kesempatan kali ini  139.99.16.15/988bet.biz/ ingin membahas ilmu Numerologi yang perlu anda ketrahui !! pengeryian Nurmerologi ?!!  Numerologi adalah sains, analisis sistemik akan pengaruh mistis angka dalam kehidupan manusia. Setiap angka punya getaran, arti, karakteristik, dan pengaruh. Kita semua lahir pada tahun, bulan, tanggal, jam, dan menit tertentu ke dalam bidang energi bumi. Kondisi dan getaran dari energi tersebut akan menentukan aksi dan reaksi. Singkatnya, hidup kita dikondisikan oleh serangkaian getaran dasar yang aktif ketika kita bernapas untuk pertama kalinya di dunia ini. Ada banyak bentuk numerologi. Yang utama dan layak disebutkan adalah Kabbalah, the Chaldean, dan the Pythagorian. Numerologi modern didasarkan pada prinsip – rinsip matematika Pitagoras dan Kabbalah, sedangkan umerologi Barat didasarkan pada prinsip-prinsip Pitagoras saja.

Kabbalah

Kabbalah adalah teks kuno mistisisme Yahudi. Ia berusaha menjelaskan hubungan antara pengertian kita terhadap segala sesuatu sebagai fakta pengalaman dan hukum kosmik, yang mendasari fakta-fakta tersebut. Tidak seperti sistem numerologi kuno yang membatasi studi mereka kepada pengaruh angka 1 -9, orang Yahudi atau Hebrew Kaballah menambah interpretasi angka hingga 11, 22, 33, menghubungkannya dengan ke 22 abjad Yahudi. Kabbalah, yang artinya pengetahuan yang bersumber dari pikiran dan jiwa, hanya menginterpretasikan arti nama-nama. Ia dikembangkan untuk abjad Yahudi dan oleh sebab itu, memiliki getaran ganda. Hari ini, Kabbalah Baru telah muncul. Ia berdasarkan nama dan bergantung kepada metode Pitagoras untuk menentukan periode waktu, Kabbalah Baru lebih membahas tentang kejadiarn daripada karakter.

Numerologi Chaldean

Numerologi Chaldean sebaliknya mengombinasikan interpretasi nama dari sistem Kabbalah dengan aspek astrologi. Sistem Chaldean berawal dari Babilonia Kuno (sekarang Irak). Dalam numerologi Chaldean, angka gabungan selalu digunakan. Angka tunggal mewakili aspek luar seseorang, sedangkan angka ganda memengaruhi aspek di dalam. Pitagoras, seorang ahli matematika Yunani yang hidup di abad ke-6 SM mengembangkan metode Pitagoras. Seperti metode Chaldean, metode Pitagoras menganalisis nama dan tanggal kelahiran dan hubungan antara keduanya.

Ada sebuah sistem numerologi yang kurang dikenal yang disebut sistem angka Abracadabra. Sistem ini didasarkan pada nama subjek dan menggunakan serangkaian segitiga untuk mendapatkan nilai numerik yang menyediakan informasi tentang karakter dan kejadian.