Siapa yang tidak tahu drama Jepang yang satu ini? Ceritanya mengharu biru, sarat pelajaran hidup, dan menyentuh siapa pun yang menontonnya. Namun, Anda pasti tahu, Oshin adalah sosok perempuan Jepang hebat yang walaupun hidupnya dari kecil hingga dewasa begitu menderita, ia tetap tegar dan kuat menghadapi segala cobaan.

Dalam perjalanan dengan bus malam dari Tokyo ke Kyoto kemarin, Anda akan melewati perumahan khas Jepang. Dan, kebetulan sedang hujan salju. Di sela-sela pemandangan yang tidak begitu jelas karena gelap dan titik-titik salju, tiba-tiba bila Anda ingat Oshin! Lucu, deh. Padahal, sebelumnya tidak sekali pun Anda pasti ingat film itu. Setibanya di Stasiun Kyoto, sambil sarapan, Bila Anda browsing tentang Oshin di ponsel. Pasti Anda berharap ada sebuah tempat di dekat Kyoto yang pernah menjadi lokasi syuting Oshin.

Hasilnya nihil. Tidak ada satu pun situs web yang menjelaskan secara mendetail letak film Oshin dibuat. Dari situs web Wikidrama, cerita Oshin mengambil beberapa area di Aichi, Mie, Saga, dan Yamagata Prefecture. Namun, tidak ada penjelasan lebih jauh.

Drama Oshin berasal darí cerita yang sesungguhnya, sebuah potret perempuan Jepang masa lalu yang memiliki banyak kepahitan di dalam hidupnya, tetapi kemudian sukses menjadi seorang pebisnis. Tidak peduli situasi dan kondisi yang tak salju, Perang Dunia ll, dan kemiskinan-Oshin tetap gigih dan kuat. Dari situ kita dapat menarik pelajaran, yaitu jika kita tetap terus berjuang pasti apa pun bisa terwujud.

Mengenal Oshin Dan Keadaan Geografi Di Jepang

Quake (Earthquake-Gempa Bumi)

Jepang berada di wilayah tempat lempengan-lempengan bumi sering kali bertemu. Jika lempengan tersebut saling bergesekan, hal ini mengakibatkan terjadinya gempa. Posisi Jepang itu jugalah yang mendasarinegara ini memiliki banyak gunung api dan mata air panas. Sudah sering mengalami, masyarakat Jepang pun menjadi terbiasa dan siap menghadapi segala macam gempa. Setiap rumah tangga di haruskan memiliki sebuah tas yang berisi survival-kit berupa senter, radio berbaterai, kotak P3K, makanan kaleng, dan minuman.

Jika kebetulan berada di Jepang saat terjadi gempa, jangan panik, setiap penginapan pasti juga memiliki survival-kit yang sama. Orang Jepang cenderung cuek dengan gempa-gempa kecil yang mungkin menurut kita menakutkan. Tidak perlu khawatir berlebihan, bertanyalah kepada petugas penginapan tentang hal yang harus dilakukan. Demikian artikel  http://988sport.net/ semoga bermanfaat bagi Anda dalam hal mengunjungi dan berpariwisata ke Jepang. ~CK~