Sbobet Mobile –  Kisah kepahlawanan atau epik wiracarita kerajaan majapahit dan parapaton kitab para raja tetapi ke dua sember itu menyajikan kisah gambar yang saling bertentangan satu dengan lainnya sehingga amat membingungkan. Dalam parapaton kertanegara di lukiskan seorang bodoh yang garang, pemabuk dan penggemar pesta pora yang cuma tau melahap makanan enak dan menengak minuman keras Arak.

Konon ia memerintakahkan selalu dengan cara sewenag – seweng. sedangkan menurun negara kertanegara adalah raja ia memiliki ke ahlian berbagai bidang. Sebagai seorang penganut budha tantrayana, yakin sekta yang membagai suatu upacara ke agaman halalkan penggunaan kekuatan magis dan pesta.

Kartanegara lebih memuaskan perhatian atas masa keagaman dalam masa – masa akir hidup nya mennyadari bahwa kehidupan nya sudah mencapai tahap akhir dari tempat periode sejarah dunia, nyoga kali yang sarat dengan kebingungan dan ketakutan serta bencana. Menciptakan keharmonisan bagai dunia. Ia juga menulis beberapa karangan ke agaman.

Pendek kata dalam kitab negara kartama segala tindakan raja kertanegara ampuh dan hebat, selalu menyangkut pengabdian terhadap agama budha. mungkin dengan alasan inilah maka kitab negara kartanegara memuja nya. Kertanegara di candikan sebagai siwa budha di candi jawa dan sebagai bhairawa di candi singhasari. Bersama permaisuri di candikan sebagai di sagala.